sh.st/tVdGD sh.st/tCXMj Sejarah Sumpah Pemuda.

Saturday, October 16, 2010

Sejarah Sumpah Pemuda.


Sejarah Sumpah Pemuda.

Sekarang bulan oktober kan sob..? Taukan di bulan oktober tepatnya tanggal 28 adalah hari apa?.Pada hari tersebut adalah hari bersejarah dimana para pendahulu kita berikrar setia dan satu yaitu Indonesia.
Simak sejarahnya sob....

Peristiwa Sumpah Pemuda di awali dengan Kongres Pemuda yang diadakan 2 kali.
Kongres Pemuda I diadakan tahun 1926 dan menghasilkan kesepakatan bersama mengenai kegiatan pemuda pada segi sosial, ekonomi, dan budaya. Kongres
ini diikuti oleh seluruh organisasi pemuda saat itu seperti Jong Java, Jong Sumatra, Jong Betawi, dlsb. Selanjutnya juga disepakati untuk mengadakan kongres yang kedua.

Kongres Pemuda I (30 April - 2 Mei 1926)
Kongres Pemuda yang pertama ini dilaksanakan di Yogyakarta.
Kongres Pemuda I dilaksanakan dari tanggal 30 April - 2 Mei 1926.
Kongres Pemuda I diketuai oleh Muhammad Tabrani.


Kongres Pemuda II, atau dikenal sebagai Kongres Pemuda 28
Oktober 1928, dan terkenal dengan sebutan Sumpah Pemuda
menghasilkan Trilogi Pemuda:
Satu NUSA, Satu BANGSA, Satu BAHASA INDONESIA.
Selain itu juga ditetapkan Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman sebagai lagu kebangsaan.

Kongres Pemuda 2.
Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda.

Rapat Pertama, Gedung Katholieke Jongenlingen Bond Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke
Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng.disini Moehammad Jamin memaparkan tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat Kedua, Gedung Oost-Java Bioscoop
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan.bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.
Anak juga harus dididik secara demokratis.

Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia, berbunyi :

PERTAMA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,TANAH INDONESIA.
KEDOEA
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,
BANGSA INDONESIA.
KETIGA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
BAHASA INDONESIA

Susunan Panitia Kongres Pemuda II Tahun 1928
Ketua : Sugondo Djojopuspito (Perhimpunan Pelajar-Pelajar
Indonesia)
Wakil Ketua : Djoko Marsiad (Jong Java)
Sekretaris : Muhammad Yamin (Jong Soematranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifudin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Muh Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : Kotjosungkono (Pemuda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : J. Leimena (Jong Ambon)
Pembantu V : Rohjani (Pemuda Kaum Betawi)

Sejarah Sumpah Pemuda diatas harus kita jadikan sebagai Motivasi bahwa kita adalah bangsa yang satu yaitu Indonesia, jangan kita menjadi rentan terpecah belah...! kita adalah bangsa Indonesia titik !